Home / Birokrasi / Sudah Waktunya Wajib Internet bagi Pajabat Publik

Sudah Waktunya Wajib Internet bagi Pajabat Publik

OPINI | 03 February 2013 | 10:27 

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi dewasa ini, keberadaan Internet sebagai salah satu sarana komunikasi sudah seharusnya lebih ditingkatkan efektipitasnya. Teknologi Internet, sudah sedemikian maju dan terbukti bisa menembus dimensi jarak dan waktu. Internet memiliki kamampuan luar biasa dalam fungsinya sebagai sarana komunikasi publik dan sosial, dan mengalahkan keberadaan telephone kabel ataupun handphone dan sarana komunikasi lainnya.

Dengan teknik digital, Internetpun juga sudah bisa mengakomodir semua kebutuhan manusia dibidang audio visual. Untuk menyaksikan tayangan video misalnya, orang tak perlu lagi memiliki televisi ataupun peralatan elektronik lainnya. Cukup dengan menekan beberapa  tuts pada keyboard komputer, setiap orang bisa dengan cepat, mudah dan praktis memenuhi keinginannya untuk menyaksikan tayangan apapun yang diinginkannya.

Namun demikian, meski semua orang sudah mendengar tentang internet, tapi ternyata tidak semua mampu menggunakannya dengan baik. Ironisnya, justru masih banyak para pejabat negara kita yang gaptek dan  masih ‘alergi’ terhadap internet. Merekalah yang  justru memiliki kemampuan finansial tinggi  untuk  sekedar membeli perangkat komputer guna  mengakses internet, namun kenyataannya hanya bisa memiliki, tanpa bisa memanfaatkannya.

Bila sekarang ini di dunia pendidikan sudah ada program Wajib Belajar selama 12 tahun bagi semua anak anak Indonesia tanpa kecuali, sejalan dengan hal itu pula  semestinya pemerintah juga  menetapkan kebijakan Wajib Internet khususnya kepada seluruh pejabat publik dan aparat pemerintah lainnya.

Dalam menjalankan fungsinya baik dibidang eksekutip, yudikatip maupun legislatip, para pejabat tentu perlu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak lain baik secara internal organisasi, maupun  dengan pihak luar dan masyarakat luas.  Penggunaan internet dalam hal ini sangatlah diperlukan dalam rangka efisisensi waktu dan biaya.

Bila semua pejabat sudah terbiasa menggunakan internet, maka tak perlu lagi sering sering mengadakan rapat dan pertemuan dinas lainnya karena hanya akan membuang buang waktu dan biaya pertemuan saja.

Untuk berkomunikasi antar personal, sudah bisa dilakukan melalui fasilitas chatting misalnya. Setiap unit organisasi pemerintah harus sudah membangun sebuah situs yang khusus menyediakan fitur dan modul yang diperlukan untuk menunjang tugas dan pekerjaannya.

Sebagaimana diketahui, semua pemerintahan daerah di Indonesia dan juga seluruh intansi pemerintah yang ada, tentu masing masing telah memiliki sebuah website resmi di internet. Namun sayangnya semua Website resmi yang ada itu digunakan sekedar sebagai media penyampaian informasi satu arah. Sesungguhnya fungsi website resmi tersebut bisa lebih ditingkatkan lagi antara lain sebagai media untuk berkoordinasi antar personal maupun dengan unit unit operasional dibawah subordinasinya.

Bila perlu, pemerintah membangun sebuah media jejaring sosial secara nasional, yang bisa menggalang komunikasi dan koordinasi seluruh pejabat dan aparat pemerintah Indonesia dimanapun berada, termasuk kantor kantor perwakilan pemerintah di luar negeri.  Didalamnya selain disediakan modul untuk keperluan intern semacam ruang rapat maya (chatt conference) juga,  dibuka ruang komunikasi massa, sehingga seluruh masyarakat bisa berinteraksi didalamnya.

Dengan demikian setiap warga negara dapat dengan mudah menyampaikan aspirasinya kepada pelaksana pemerintahan. Tak perlu lagi demo dijalanan, tak ada lagi aksi kekerasan antara aparat dan peserta demo. Semuanya bisa terakomodir dengan baik, dan mempercepat penyelesaian permasalah.

Bila Facebook.com saja bisa menjaring miliaran orang diseluruh dunia untuk berinteraksi didalamnya, tentunya hal ini sangat bisa dilakukan pemerintah karena scope nya yang lebih sempit yaitu untuk warga negara didalam wilayah Indonesia saja.

Tapi dibalik itu semua, ada sebuah kendala besar  yaitu terkait dengan kemampuan dan kemauan para pejabat dan aparat yang ada  dalam menggunakan internet.  Bila pejabat kita sendiri saja gaptek  terhadap internet, bagaimana bisa itu semua diwujudkan ?

Salam

Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 26 x, today 1 x

Baca Juga Yang Ini

Laporan Kekayaan Pejabat atau Laporan Hasil Kinerjanya?

Bila saya boleh bertanya, mana yang lebih penting untuk dipublikasikan : Laporan Kekayaan para pejabat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.