Home / Catatan / Pak Polisi Kok Ngumpet?

Pak Polisi Kok Ngumpet?

1355888755628401785
image taken from www.fauzan79.blogdetik.com

Ada yang lucu dari perilaku Polantas (Polisi Lalu Lintas) ketika menjalankan aktifitasnya di lapangan. Seringkali saya melihat, seorang anggota Polantas, bahkan secara berkelompok, mereka sengaja bersembunyi dibalik pohon atau dibelakang mobil yang sedang parkir, agar tak terlihat pengendara dari arah tertentu. Biasanya itu terjadi diujung jalan ‘verboden’, atau sekitar lampu merah, yang sering dilanggar oleh pengendara.

Nampaknya pak polisi itu sudah hapal betul, bahwa pada jam jam tertentu, pasti banyak yang nekat menembus sebuah jalan verboden untuk menghemat waktu atau menghindari kemacetan. Bila sudah ada beberapa pengendara yang masuk jalan verboden tersebut, barulah Polisi itu nongol. Gotcha !! “Kena luh !” dalam hati Pak Polisi itu.

Sang pengendara pun terkejut luar biasa, karena tanpa disangka sangka ada Pak Polisi tiba tiba muncul tepat didepan hidungnya. Melihat si Pengendara yang kaget itu, Pak Polisi malah tersenyum puas, telah berhasil ngerjain pengendara yang melanggar aturan lalu lintas itu.

“Selamat Siang Pak !” Tegur Pak Polisi sambil memberi sikap hormat kepada si Pengendara.

Tolong surat suratnya..“, sambung pak Polisi itu. Dengan sedikit gemetaran si Pengendara itupun segera merogoh kantongnya untuk mengambil kemudian menyerahkan SIM dan STNK.

Anda melanggar aturan lalu lintas, saya Tilang !”, ancam Polisi itu

Wah.. jangan pak, saya gak punya waktu ngurusinnya, repot nanti,.. sudahlah pak.. damai saja.. titip sidang sama bapak… Tolong saya pak..”, rengek si pengendara.

Sudah bisa ditebak apa yang akan terjadi kemudian.  Selembar uang limapuluhribuan milik sipengendara, melayang pindah ke dompet oknum Pak Polisi itu.

Fenomena diatas sudah bukan hal yang aneh lagi. Perilaku Polantas yang sengaja bersembunyi, sangatlah efektip  untuk  ‘menjebak’ para pengguna lalulintas yang melanggar aturan.

Memang tugas Polantas salah satunya adalah memberikan sanksi berupa Bukti Pelanggaran (Tilang) kepada pengendara yang melanggara peraturan lalu lintas. Tapi apakah dengan cara ‘menjebak’ seperti itu ?

Menjebak para pengguna lalu lintas seperti itu, seakan punya tujuan tertentu, yaitu sekedar mencari cari kesalahan pengendara saja. Pelanggaran terhadap peraturan lalulintas memang tak boleh ditolerir, tapi cara yang dilakukan Polantas dengan sengaja menjebak pengendara, juga tidak bisa dibenarkan.

Karena tugas Polisi Lalu Lintas bukan semata mata memberikan kartu Tilang, tapi lebih jauh adalah mengatur lalulintas dan memberikan pencerahan dan pengarahan kepada para pengguna lalu lintas yang seringkali melanggar aturan.

Bila Polisi  menyadari fungsinya itu, maka mereka tak perlu lagi bersembunyi untuk menjebak pengendara. Justru Polisi seharusnya secara terang terangan, berdiri didepan dan dengan tegas memberikan peringatan kepada para pengguna lalu lintas agar tidak menerobos sebuah jalan verboden, misalnya. Dengan kata lain  adalah lebih baik mencegah orang melakukan pelanggaran daripada menilangnya.

Tapi saya juga tidak tahu, mengapa Polisi lebih senang menilang daripada mengatur lalulintas. Apakah dengan cara itu mereka dapat memanfaatkannya untuk menciptakan pungli dijalanan ?

Hanya mereka yang tahu..

Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 327 x, today 1 x

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.