WORDPRESS & SEO

Headline di Kompasiana.com

Senandung Rumput Yang bergoyang

bergerak seiring pucuk-pucuk rumput hijau terhampar di sepanjang garis mata memandang dari bibir mereka tampak seperti sedang meracau namun sejatinya seuntai kata doa dipanjatkan gema suara rumput menjalar ke segala penjuru dusun sepasang sayap burungpun tak mampu lagi terbang sejuk terasa di dalam jiwa seraya meminta ampun menjalin asa ‘tuk …

Baca Selanjutnya »

Sajak Wanita Perkasa

sorot matanya tajam menembus tabir kebohongan pemilik nada bicara yang lugas dan apa adanya tiada surut menerjang dinding tirani kekuasaan menjunjung tinggi martabat rakyat yang menderita runtuhkan dominasi konglomerat terhadap kaum melarat upeti sekarung tak akan bisa lagi membeli keputusan peraturan adalah buku suci yang tak boleh dikotori keadilan adalah …

Baca Selanjutnya »

Sajak Politik Masa Kini

carut marut politik di era reformasi tikus curut menari di lumbung padi tiang berkibar bendera anti korupsi dalam kamar sibuk bernyanyi kolusi wajah munafik para pendemo jalanan berani berkoar asal ada yang bayar rela basah kuyup baju bermandi hujan berlagak pintar tapi tak pakai nalar apalagi dibalik meja penegak hukum …

Baca Selanjutnya »

Belah Tempurung Kelapa

ketika belah tempurung kelapa menengadah sekeping pundi tergolek bertulis angka murah bertumpu pada getar lima jemari nan rapuh keriput kulit renta membalut sekujur tubuh perempuan itu tersimpuh beralas serpihan koran kukuh dalam diam ditengah temaram rintik hujan berlindung dibawah selembar selendang kain tua bahu trotoar sebagai tanda dimana dia kini …

Baca Selanjutnya »

Sarjana Terlunta-lunta

  seorang lelaki muda bergelar sarjana terduduk dibawah pohon beringin tua sejenak luruskan kaki melepas lelah sesekali mengusap dahinya yang basah terik matahari memaksa kulitnya legam terbakar debu pasir jalanan merendam sepatunya yang kusam selembar dasi biru dilehernya masih saja melingkar kemejanya yang putih nampak lusuh bermandi peluh sudah sekian …

Baca Selanjutnya »