WORDPRESS & SEO

Puisi

Senandung Rumput Yang bergoyang

bergerak seiring pucuk-pucuk rumput hijau terhampar di sepanjang garis mata memandang dari bibir mereka tampak seperti sedang meracau namun sejatinya seuntai kata doa dipanjatkan gema suara rumput menjalar ke segala penjuru dusun sepasang sayap burungpun tak mampu lagi terbang sejuk terasa di dalam jiwa seraya meminta ampun menjalin asa ‘tuk …

Baca Selanjutnya »

Ditengah Deru Nafas Kota

sepasang bola mata sayu menatap semangkuk nasi sisa hari kemarin yang t’lah menebar aroma basi sepotong ikan asin terlentang diatas permukaannya sementara dua telapak tangan kecil menangkupnya coba katakan, hati bunda mana yang tak ‘kan teriris memandang wajah anaknya yang lemah tengah menangis menahan perutnya yang tampak buncit terisi angin …

Baca Selanjutnya »

Impas

semusim kini tlah berlalu pergi membawa selaksa kisah nostalgi tinggalkan mimpi tanggalkan asa tentangmu, tentangku dan kita deru nafas cinta yang dulu sempat terhela tampak kian pudar laksana datangnya senja butiran airmata berlinang di sudut penglihatan sebagai pertanda bahwa aku merasa kehilangan saat putik bunga merindu belaian sayap kumbang menunggu …

Baca Selanjutnya »

Memutar Kembali Memori

saat kudengar lagi lagu-lagumu ingin rasanya aku kembali ke masa silam saat kubaca lagi syair-syairmu kepingan memori kembali bertebaran semasa remaja yang tengah memendam rindu ingin bertemu dengan teman sekolah dulu ketika bunga-bunga cinta bermekaran diantara dua hati yang dilanda kasmaran teringat saat pertama memetik dawai gitar senandungkan cerita tentang …

Baca Selanjutnya »

Tangisan Kuntilanak

kerangka malam yang mengeluh sunyi rintih gerimis basahi tanah kuburan kelopak kamboja perlahan jatuh mati di tengah suara jangkrik bersahutan kerlip cahaya kunang-kunang terangi jalan di antara batu nisan yang diam membeku sayup terdengar tangis seorang perempuan mengajak seikat ilalang bersenandung pilu rambut hitam panjang terjurai di belai angin menutupi …

Baca Selanjutnya »

Aku Benci Puisi Ini

  gejolak rasa menyesak rongga dada mengalir dari ruang hati yang sunyi detak jantung mulai kencang meronta mengukir jalinan kata dalam puisi ingin bicara namun terkunci lidah hendak menjerit tapi mulut terkatup tetes airmatapun kini mengering sudah daun pintu jiwaku begitu rapat menutup hingga menjelang waktu pagi tiba beribu tanya …

Baca Selanjutnya »

Puisi Untuk Novia

ku temukan seraut wajah di bawah pohon meranggas teduh, seteduh gunung damai, sedamai dusun entah angin apa yang membawaku hingga larut di dalam pesonamu sedangkan kumbang tak pernah mengerti mengapa dia hinggap di kelopak melati aku bagai terseret pusaran air yang senantiasa lembut mengalir memaksaku ‘tuk berkata yang tak semestinya …

Baca Selanjutnya »

Tenggelam di Dasar Samudera Kesedihan

bersama hujan aku menyusuri malam di sela detik waktu yang berjalan pelan kusandarkan asa di dinding yang diam kutembus ranah langit merengkuh bulan indah raut wajahmu merayap di atas langit kamar seiring dendang ilalang yang beku di pelataran tetes air luruh bagai ribuan jemari mengetuk pagar terbaring layu tubuhku rebah …

Baca Selanjutnya »