Home / Dialog Imajiner / Pejabat / Rompi Anti Peluru dan Santet

Rompi Anti Peluru dan Santet

Pada suatu ketika, ada seorang Pejabat Daerah yang sedang diwawancarai oleh seorang wartawan :

+ Bapak dikenal sebagai pejabat yang berani dan bahkan memaki pejabat lainnya di muka publik, apakah bapak tidak takut dibunuh?
– Sudah berulang kali saya katakan bahwa saya siap mati. Saya tak akan berkedip biar ditodong pistol sekalipun.
+ Bukankah istri anda menyarankan pakai rompi anti peluru?
– Iya, tapi untuk apa. Kalau mau mati ya mati aja.. tak usah pakai rompi-rompian.
+ Tempo hari bapak sempat sakit, ada sebagian orang menduga bapak telah diserang secara gaib.
– ha.. ha.. ha.. Iya, saya denger itu. Emangnya saya bodoh.. Untuk masalah klenik tentu saya juga punya dukunnya dong… Saya datengin dari Cina lagi. Itu dukun-dukun lokal yang mau nyantet saya, tak akan bisa lah. Ilmunya masih jauh sama dukun saya.
+Maksud bapak?
– Kamu pernah denger pepatah ‘tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina’ kan. Berarti ilmu mereka kan jauh lebih tinggi. Jadi kalo ada dukun yang mau nyantet saya, belajar dululah… Jangan sampai berbalik kena dia sendiri.. he.. he..
+ he.. he.. iya pak.. iya
– Udah ya, saya udah ditungguin mau rapat
+ Baik pak, terima kasih
– Sama-sama

@donibastian – Dialog ImajinerHosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 65 x, today 1 x

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.