Home / Figur / Balada Anies dan Sandi

Balada Anies dan Sandi

anies

Sebenarnya, saya kasihan juga melihat Anies dan Sandi sebagai pimpinan tertinggi di DKI, sebab keduanya sama sekali tak pernah punya pengalaman di bidang politik dan pemerintahan. Entah apa alasan mereka, hingga mau2nya masuk ke sebuah kondisi dimana mereka belum pernah sekalipun mengalaminya. Jika itu dipandang sebagai tantangan, boleh saja, tapi jangan jadi spekulan.

Saya tau, mereka bukanlah orang2 bodoh, tapi justru hebat di bidangnya masing2. Anies tampak begitu megah jika tampil di depan mahasiswa ketika sedang mengajar teori dan Sandi tampil begitu perkasa saat menjadi konglomerat muda dalam mengisi pundi-pundi.

Tapi mereka ibarat ikan yang pandai berenang, tiba2 disuruh jadi burung dan dipaksa untuk bisa terbang. Tentu saja membuat nafas mereka tersengal dan langkah mereka seringkali terjungkal.

Belum lagi suara sumbang yang tak henti-hentinya mengalir dari bibir warga yang mau berpikir kritis, seakan membully mereka setiap ada perilaku yang dipandang aneh dan lucu. Jika saja cemoohan dan ejekan warga itu diibaratkan pukulan tinju yang bertubi-tubi, maka sudah pasti wajah mereka akan tampak membiru babak belur dan tak lama lagi akan kalah KO.

Memang, jika motivasinya hanya untuk menambah kekayaan pribadi, tentu PemProv DKI Jakarta adalah gudangnya uang untuk dicatut. Tapi dibalik itu, terdapat pula segudang persoalan yang sangat komprehensif dan complicated.

Anies dan Sandi sedang terhimpit oleh 2 kekuatan besar, yaitu di satu sisi adalah kepentingan para elit partai politik pendukungnya dan sisi yang lainnya adalah tuntutan dari warga Jakarta yang mewajibkan mereka agar mampu hadir sebagai Gub/WaGub yang lebih baik dibanding pendahulunya.

Apalagi menjelang PilPres 2019, yang mana tentu menyita banyak pikiran bagi Anies dan Sandi, bagaimana caranya agar dapat memuaskan para pendukungnya itu, terutama kontribusinya dalam ikut memenangkan PilPres 2019.
Sedangkan disaat yang sama, merekapun juga harus banyak belajar teknis birokrasi, sekaligus mencari solusi untuk menyelesaikan semua persoalan yang tengah terjadi.

Jadi Gubernur/Wa Gub DKI itu tak semudah yang mereka perkirakan. Tak cukup hanya pandai, tapi musti pandai-pandai. Anies dan Sandi tentu sedang dalam kondisi yang sangat tertekan saat ini. Jakarta bukanlah kota biasa, bahkan sebagai ibukota negara, Jakarta sungguh luar biasa. Luar biasa dalam segala-galanya.

Anies Sandi kini sedang berada di antara ombak setinggi gunung dari dua sisi yang sedang menuju ke arah mereka.
Terus terang saya masih belum yakin dengan kemampuan mereka berdua. Jangankan berhasil menjinakkan ombak, bisa bertahan saja, mereka sudah boleh dibilang luar biasa.

Akankah mereka tergulung oleh ombak dan karam di dasar samudera, hanya waktu yang akan bercerita..

#donibastian

Facebook Comment..
Views 354 x, today 1 x

Baca Juga Yang Ini

Kenapa Saya Memilih Ahok?

Ada banyak orang pandai di negeri ini. Tak sedikit yang telah berpengalaman menjadi pejabat bahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *