Home / Filsafat / Tuhan Yang Maha ‘Semau Gue’

Tuhan Yang Maha ‘Semau Gue’

ukuran-bumi-di-alam-semesta

Pada suatu ketika, logika manusia tak dapat lagi digunakan untuk mencari alasan mengapa Tuhan berkehendak. Memang benar Tuhan memberi manusia akal dan pikiran untuk digunakan didalam menjalankan kehidupannya, namun demikian ternyata pada satu sisi, diperlukan sebuah keyakinan tanpa perlu bertanya apalagi menggunakan logika untuk mengatakan ya, aku percaya kepadamu Tuhan.

Apakah Tuhan dalam berkehendak akan selalu sejalan dengan logika manusia? Kadang ya, dan kadang tidak. Maksudnya?

Menusia itu diciptakan sebagai makhluk yang sempurna dalam arti memiliki pikiran dan perasaan. Dengan pikiran pula manusia menguasai berbagai ilmu dan teknologi. Namun demikian, dengan adanya perkembangan teknologi yang demikian modern, manusia seringkali menganggap bahwa segala yang terjadi adalah ada sebab dan akibatnya, dan terkait pula dengan logika. Padahal yang sesungguhnya terjadi tidaklah demikian. Begitu banyak kejadian di dunia ini yang berlangsung tanpa bisa dikaitkan dengan logika.

Sebagai contoh sederhana adalah bahwa secara logika, orang akan menjadi kaya dengan bekerja keras, atau bila dibalik bahwa dengan bekerja keras maka orang akan menjadi kaya. Tapi kenyataannya tidaklah demikian. Orang yang bekerja keras, membanting tulang setiap haripun juga banyak yang tak bisa jadi orang kaya bukan? Sedangkan sebaliknya ada juga orang yang tak perlu bekerja keras, tapi dengan mudahnya menjadi orang kaya.

Contoh lainnya adalah orang-orang yang dulunya jadi juara kelas ketika masih duduk dibangku sekolah, maka tentu mereka akan mudah memperoleh pekerjaan dan karirnya akan cepat melejit, karena kepandaiannya itu. Tapi apa yang terjadi tidaklah demikian. Tak sedikit orang-orang yang dulunya juara kelas, kini hanya pengangguran, atau sebagai pekerja staf biasa. Mengapa demikian? Mungkin memang itulah takdir di dalam kehidupannya.

Bila kita percaya, bahwa semuanya itu tak lepas dari kehendak Tuhan. Sebelum manusia lahirpun, nasib manusisa masing-masing sudah digariskan. Apa yang Tuhan kehendaki terhadap nasib manusia di dunia, tak ada kaitannya dengan logika. Tuhan berkehendak sesuai dengan kemauannya sendiri atau orang Betawi bilang ‘semau gue’.

Kun Faya Kun, maka apapun akan terjadi atas kehendakNya, meski logika manusia tak dapat menjangkaunya.

Sebagaimana Tuhan menciptakan jagad raya beserta segala isinya. Mungkin ada yang bertanya, mengapa Tuhan menciptakan manusia yang hanya berada di bumi di antara milyaraan galaksi yang ada di alam semesta ini?

Bukankah bumi ini hanya sebutir ‘debu’ ditengah seluruh ciptaanNya? Mengapa Tuhan begitu perhatian kepada manusia, meski manusia itu hanya sebutir debu yang tak ada artinya bila dibandingkan dengan kekuasaanNya yang tak terbatas itu?

Jawabanya adalah karena Tuhan Maha ‘Semau Gue’. Terserah apa yang di kehendakiNya. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi. Tak ada yang bisa melarang apapun yang dikehendakiNya. Tak ada satupun manusia yang bisa memastikan sesuatu akan terjadi, sebab segalanya adalah murni atas kehendak Tuhan sendiri.

Demikian juga bagaimana Tuhan membuat manusia menjadi beriman kepadaNya. Coba cari logika mana yang bisa dipakai ketika Nabi Muhammad yang tak mampu membuat Abu Lahab, pamannya sendiri beriman kepada Tuhan. Nabi Nuh yang tak bisa mengimankan anaknya, juga Nabi Luth yang tak bisa mengimankan istrinya.

Para nabi adalah manusia pilihan dan kekasih Tuhan. Tapi merekapun juga tak mampu membuat seseorang menjadi beriman kepada Tuhan meski itu pamannya, anaknya atau istrinya sendiri. Sebab keimanan seseorang adalah hidayah, dan hanya Tuhan yang membuka hati seseorang untuk menerima hidayahNya.

Mengapa Tuhan tidak membuka hati mereka untuk beriman kepadaNya? Apakah Tuhan pilih kasih? Bagaimana logikanya?

Sekali lagi, dalam berkehendak, Tuhan tak menggunakan logika manusia, sebab Tuhan Maha ‘Semau Gue”..

Salam

Catatan kaki :

Istilah ‘Maha Semau Gue’ diperkenalkan oleh Gus Mus (KH Mustofa Bisri) dalam sebuah ceramahnya.

 

 

 Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 339 x, today 1 x

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.