Press "Enter" to skip to content

Problema Rumah Tangga

Mengatasi problema rumah tangga harus dengan bijaksana. Tak perlu dengan emosi yang akhirnya mengambil jalan pintas melalui perceraian.

Memang sebagian besar orang, sangat pandai memberi nasehat dan lebih mudah bicara daripada melakukannya sendiri.
Saya sangat paham itu, bila dua hati sudah tak bisa lagi menyatu, apapun cara yang ditempuh akan kandas juga. Sebab tak mungkin sepasang suami istri akan bercerai, bila masalahnya masih dibawah ambang batas. Dan ini juga merupakan akumulasi dari berbagai persoalan dari masa yang lalu.

Pada kondisi puncak, jangankan dengan pertimbangan anak, nyawa melayangpun tak dihiraukan lagi, pokoknya minta cerai, titik !
Tapi saya menangkap ada sebuah sinyal dari peristiwa pecahnya biduk perkawinan. Ada semacam keterkaitan dengan kehidupan keduanya dimasa lalu. Maksud saya, suatu perkawinan yang terpaksa harus berakhir bukan semata-mata karena adanya permasalahan diantara mereka saja, namun juga terkait dengan peristiwa masa lalu, yang tidak ada hubungannya.

Saya sangat percaya adanya hukum alam, yang tidak tertulis dan tak semua orang bisa membacanya. Siapapun yang pernah melanggar, tinggal menunggu waktunya tiba…

(Visited 34 times, 1 visits today)

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.