Home / Konser Kehidupan / Karakter / Ketika Jengkel

Ketika Jengkel

Suatu saat, mungkin karena kita merasa jengkel atau kecewa bahkan marah kepada orang lain, karena mereka tak memenuhi apa yang kita harapkan, maka kita melakukan hal yang terlalu keras. Seperti misalnya ada bos yang marah kepada anak buahnya sampai meledak ledak hingga semua orang sekantor tahu, dan keesokan harinya anak buahnya tersebut dipecat.
Pada kondisi seperti diatas, bila kita telaah lebih lanjut, untuk apa sih kita marah marah dan kemudian kita melakukan tindakan pemecatan.
Bila memang ada yang sudah keterlaluan, tak perlu lagi marah-marah, lagi pula untuk apa ? Itu kan sekedar melampiaskan emosi. Tentu tak baik dampaknya bagi jiwa kita.
Kalau memang tak bisa lagi diharapkan, ya sudah, pecat saja. Tak perlu dimarah marahi terlebih dulu bukan ? Toh hasilnya sama saja.
Tapi bila kita luapkan emosi dengan kemarahan, maka akan meninggalkan bekas dihati orang lain. Dan hal ini bisa memperpanjang persoalan dikemudian hari.

Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 27 x, today 1 x

Baca Juga Yang Ini

Menyingkat Tulisan

Orang yang suka menyingkat kata yang ditulisnya, dia bisa berpikir cepat, tapi kadang terlalu cepat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.