Home / Konser Kehidupan / Narsis / Aku Tengah Jatuh Cinta

Aku Tengah Jatuh Cinta

“Mengapa untuk sekedar menyapanya, tak sanggup juga kulakukan..”

Sebaris kata diatas hanya terbersit dibenak seorang lelaki hijau, yang tak punya nyali untuk menyampaikan rasa cinta kepada gadis pujaannya.

Itu yang pernah terjadi dulu. Semasa ‘monyet sedang bercinta’, rasa cinta yang ada hanya bersemayam dalam hati saja. Sesungguhnya ingin kukatakan kepadanya, tapi entah kenapa lidah ini kelu bila berada tepat didepannya.

Aku tak sanggup melihat lengkung bibirnya saat dia tersenyum. Aku tak bisa berlama-lama menatap sari wajahnya. Bergetar rasa hati ini, membuat sekujur tubuhku seakan layu lemah lunglai tak mampu lagi berdiri.

Dalam diam aku hanya bisa memeluk kerinduan, bila malam bayangan wajahnya berpendar ke setiap penjuru ruang, membimbingku lelap diperaduan. Ribuan mimpi yang ada hanyalah kisah tentangnya. Hingga semuanya lenyap saat kedua mata ini terjaga.

Cinta yang terpendam ini, begitu menyesaki nafas dan darahku. Apapun yang kulakukan, dia hadir menggoda imajinasi. Kemanapun aku pergi, seakan dia turut mendampingi.

Aku terlarut dalam ratapan hampa. Batin menjerit dan merintih untuk selalu ingin berjumpa. Hingga aku mulai senang berbicara dengan dinding kamarku. Sampai aku terbiasa dengan igauan yang memanggil-manggil namamu.

Mengapa aku tak bisa,
untuk sekedar mengatakan kepadanya
bahwa aku telah..
jatuh cinta…

13/09/2014 17:30Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 44 x, today 1 x

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.