Categories
Article Placement Opini

Tips Supaya Tidak Tertipu Saat Ikut Lelang Online

Kemungkinannya kamu pernah berpikir untuk ikut lelang online, tetapi masih ragu dan khawatir barang yang ditaksir ternyata tidak sesuai harapan. Memang kamu harus cermat saat akan mengikuti lelang secara online, jangan sampai kamu tertipu akan manisnya tawaran yang disampaikan. Bukannya untung, malah jadi bunting!

Doxa Manurung selaku Presiden Direktur  Ibid Balai Lelang Serasi, mengatakan bahwa supaya terhindar dari penipuan berkedok lelang maka adanya sejumlah tips yang bisa diikuti. Dalam acara diskusi di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Jakarta, Selasa (19/3/2019), Doxa Manurung berujar, “Khusus di otomotif, memangpenipuannyaitumenggunakansosial media, di Instagram. Kalaumasuk di Instagram, banyakakun Ibid yang palsu. “

Lalu, bagaimana caranya supaya tidak tertipu? Berikut dibawah ini tips supaya tidak tertipu saat ikut lelang online diantaranya yaitu :

  1. Mencari Akun Balai Lelang Yang Resmi

Doxa yang juga Ketua Umum Persatuan Balai Lelang Indonesia (Perbali) mengatakan, bahwa masyarakat khususnya para milenial wajib mencari saluran-saluran balai lelang yang resmi. Caranya pasti saja dengan mengunjungi website resminya. Selain itu juga, kamu jangan mudah percaya pada akun media sosial seperti akun instagram yang mengatasnamakan balai-balai lelang. Pastikan akun media yang kamu pilih valid milik balai lelang.

  1. Tidak Terlalu Berekspektasi

Jangan terlalu berekspektasi tinggi untuk bisa mendapatkan barang lelang dengan harga yang sangat murah, atau jauh dibawah harga pasaran. Pasalnya, menurut Doxa, hal tersebut tidak akan mungkin.

Doxa berkata, “Jangan espektasi harga 50 persen lebih murah beli mobil yang tidak mungkin juga. Karena kalau lelang memang bisa lebih murah tetapi pengalaman saya sekitar 5 hingga 10 persen dari harga market.”

  1. Tidak Mengirimkan Uang Ke Pihak Tertentu

Jangan pernah tergoda untuk mentransfer uang kepada pihak tertentu dengan iming-iming dijamin akan memenangkan barang lelang. Doxa memastikan tidak ada ketentuan tersebut dalam system lelang.

Doxa berucap, “Pasti fake. Naluri kita juga jangan berharaplah beli mobil atau beli motor 50 persen lebih murah, tidak mungkin juga.”

  1. Periksa Riwayat Transaksi

Kamu juga harus mengecek riwayat transaksi dari akun lelang online yang akan diikuti. Jika transaksinya sudah cukup banyak misalnya puluhan bahkan hingga ratusan, maka kamu bisa mempercayai akun tersebut.

  1. Komentar Tentang Reputasi

Netizen yang pernah bertransaksi di akun lelang biasanya akan meninggalkan komentar, tentang penilaiannya atas kesepakatan yang telah dibuat. Kamu wajib mengecek hal ini, jika menemukan banyak komentar yang positif, artinya reputasi akun lelang online tersebut baik. Sebaliknya jika menemukan banyak komentar negatif, itu berarti kamu harus hati-hati.

  1. Cek Followers

Penting juga untukmu mengecek seberapa banyak pengikut atau followers sebuah akun lelang  online yang akan diikuti. Semakin banyak followers sebuah akun, maka itu berarti memiliki tingkat kepercayaan yang kemungkinan tinggi. Sebaliknya, jika followers sebuah akun sedikit, maka itu berarti rendah tingkat kepercayaannya.

  1. Resi Pengiriman

Setelah kamu mencapai kesepakatan dengan akun lelang, pastinya kamu akan segera diminta untuk mentransfer sejumlah uang transaksi. Setelah uang diserahkan, kemudian barang pun akan dikirimkan. Kamu harus memastikan bahwa pemilik akun lelang online tersebut memberikan nomor resi pengiriman supaya kamu bisa melacak keberadaan barangnya.

Dengan mengikuti tips diatas, kemungkinan besar kamu tidak akan tertipu saat mengikuti lelang online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.