Home / Peduli Negeri / Korupsi / Dibalik Senyuman Misteri Angie

Dibalik Senyuman Misteri Angie

1358349462286484199

OPINI | 16 January 2013 | 22:10
Tersebutlah kisah seorang perempuan bernama Angelina Sondakh, yang terlahir di Australia 36 tahun silam. Selain cantik,  Angelina Sondakh yang akrab dipanggil Angie ini, juga dikaruniai intelektual yang baik. Semasa remaja, Angie sudah aktif mengikuti berbagai  lomba putri putrian, sudah sering jadi pelanggan piala hingga berhasil lolos menjadi Putri Indonesia di tahun 2001.

Karir Politik Angiepun kemudian  melesat cepat,  bak roket yang membubung tinggi diangkasa, dengan terpilihnya menjabat sebagai wakil sekjen partai berlambang bintang bersudut  3  itu. Angie pun juga merangkap sebagai anggota Banggar DPR sekaligus koordinator PokJa Anggaran Komisi X.

Seperti pepatah ,  untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, sepeninggal suaminya Alm. Ajie Massaid yang dulunya adalah rekan sekerjanya di gedung Senayan, Angie kemudian memasuki episode baru yang mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Aksi Angie dalam kasus pengurusan anggaran di Kemenpora dan Kemendiknas tercium oleh KPK dan menyeretnya ke meja hijau. Jadilah Angie sebagai pemeran utama dugaan korupsi di kedua tubuh kementerian itu. Dan kabar terakhir tersiar, Angie di vonis oleh hakim untuk mendekam di penjara selama 4,5 tahun.

Bagaimana reaksi Angie saat mendengar putusan itu ?  Ternyata Angie nampak tersenyum ketika vonis itu dibacakan. Mungkin itu sebagai ekspresi kegembiraannya karena hanya diganjar penjara selama 4,5 tahun saja, yang sangat jauh  dari tuntutan jaksa. Angie bahkan sempat bersyukur mendengar putusan itu.

Tapi sesungguhnya apa yang terjadi didalam hati Angie dibalik senyumannya itu ? Apakah Angie merasa bahwa vonis itu jauh lebih rendah dari dugaannya ? Bila memang tidak pernah berbuat seperti yang dituduhkan jaksa, mengapa Angie justru bersyukur bakal dipenjara selama 4,5 tahun ?

Logikanya, bila seseorang tidak pernah berbuat  dan kemudian dipenjara atas tuduhan korupsi mustinya dengan lantang dia akan menolak mentah mentah. Bukan malah bersyukur dan juga bukan masalah lama hukumannya yang cuma 4,5 tahun itu, tetapi ini menyangkut harga diri dan martabat keluarga.

Angie mungkin telah lupa dengan kampanye partainya yang mana dengan lantangnya dia  bilang “TIDAK” pada korupsi. Tapi kenyataannya Angiepun telah terbukti bersalah melakukan tindak korupsi dan itu  telah divonis dengan hukuman penjara, terlepas berapa lama masa hukumannya.

Masih ingatkah Angie ketika dirinya terpilih sebagai seorang  Putri Indonesia 12 tahun lalu, yang bisa diibaratkan  sebagai prototype wanita indonesia yang tak hanya cantik dan pintar namun juga berbudi luhur.  Sejauh mana Angie masih mampu mempertahankan predikat dan nama baiknya itu ?

Apakah Angie sudah terlarut dengan kenikmatan jabatan dan kemewahan dalam kehidupan, sehingga melupakan jati dirinya sebagai seorang anak perempuan yang seharusnya  menjunjung tinggi martabat orang tua dan keluarga ?

Angie.. Angie..  segeralah berbenah diri, sebelum datang waktu  untuk menyusul kepergian suamimu..

Salam

Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 55 x, today 1 x

Baca Juga Yang Ini

Dulu Aku Aktifis, Sekarang Aku Seorang Koruptor

FIKSI | 13 December 2011 | 08:34 Dulu ketika aku masih belajar di kampus, aku …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.