Home / Peduli Negeri / Politik / Sri Mulyani For President, Why Not ?

Sri Mulyani For President, Why Not ?

Sri Mulyani For President, Why Not ?

OPINI | 07 August 2011 | 03:10 Dibaca: 225   Komentar: 2   1

Panggung politik seputar pencalonan Presiden RI 2014 kembali mengeliat dengan dideklarasikannya Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) beberapa waktu lalu. Sebuah partai baru yang bahkan memilih singkatan nama partai sesuai dengan nama calon presiden yang didukungnya itu, disponsori oleh orang orang dilingkungan P2D (Perhimpunan Pendidikan Demokrasi).

P2D adalah sebuah lembaga yang menjunjung kehidupan demokrasi konstitusional , bertujuan untuk memenuhi kebutuhan fundamental rakyat Indonesia akan pendidikan demokrasi dan politik untuk warga negara secara umum dan institusi-institusi demokratis yang ada dalam masyarakat secara khusus.

Sekedar Informasi nama nama pengurus Partai SRI adalah Rahman Tolleng, Fikri Jufri, Todung Mulya Lubis, Arbi Sanit, Kemala Atmojo, Rocky Gerung, Dana Iswara, Rosita S Noor, Meyanne DK , Susy Rizky, Wiyanti, Yoshi Erlina , Damianus Taufan dll.

Partai SRI sejak awal didirikan dengan tegas telah sepakat mengusung nama SRI MULYANI INDRAWATI sebagai calon Presiden dalam bursa pemilihan Presiden RI Tahun 2014 nanti.

Kenapa Harus Sri Mulyani Indrawati (SMI)?

Seperti telah kita ketahui bersama, SMI telah merintis karir sejak lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Tahun 1986, dilanjutkan dengan perolehan gelar MSc pada tahun 1990 dan PHd pada tahun 1992 dari University of lllinois Urbana-Champaign, U.S.A.

SMI yang sempat menjadi asisten professor, kala menjadi mahasiswi di Amerika tsb, dikenal sangat intens dalam mengamati perkembangan ekonomi nasional dengan menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI)sejak tahun 1998. Dengan kapasitas dan kapabilitasnya sebagai seorang ahli ekonomi, SMI kemudian terpilih untuk menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan ketika menjabat sebagai Kepala Bapenas dan Menteri Keuangan dalam Kabinet Presiden SBY.

Ibarat semakin tinggi pohon, semakin besar tiupan angin yang menerpanya, SMI pun harus berhadapan dengan kasus Bank Century yang sangat pekat dengan nuansa politik, dan sekaligus ini yang mengakhiri karirnya dibidang pemerintahan, bersamaan dengan Bank Dunia (World Bank) yang menawarkan posisi Managing Director kepadanya. SMI memutuskan untuk mundur dari jabatan Menteri Keuangan RI dan menerima tawaran sebagai pejabat penting di Bank Dunia yang bermarkas di Washington USA itu.

Apakah SMI merasa dirinya kalah ?

Meski dalam kasus Bank Century , SMI terus menerus dicecar dengan ribuan pertanyaan dari berbagai kalangan, dan selalu disudutkan terkait dengan peran sertanya dalam menggelontorkan dana bail out Bank Century, termasuk dari anggota DPR dhi. Pansus Bank Century, yang berujung pada pengunduran dirinya dari jabatannya sebagai Men Keu, SMI sama sekali tidak pernah merasa kalah atau dikalahkan.

Dalam salah satu kegiatan terakhir sebelum keberangkatannya ke Amerika, yaitu dalam acara Kuliah Umum tentang Kebijakan Publik dan Etika Publik yang diselenggarakan oleh P2D pada hari Selasa, 18 Mei 2010 di Hotel Ritz Carlton—Pasific Place Jakarta, sebelum mengakhiri pidatonya SMI menyatakan sebagai berikut :

“Saya merasa berhasil dan saya merasa menang karena definisi saya adalah tiga: Selama saya tidak mengkhianati kebenaran;  Selama saya tidak mengingkari nurani saya; Dan selama saya masih bisa menjaga martabat dan harga diri saya, maka disitu saya menang”

Itulah pernyataan SMI, yang sekaligus membuktikan bahwa SMI memang benar benar wanita jenius, tegas, pemberani dan berkepribadian. Baginya, jabatan bukanlah segala galanya. SMI telah berhasil bertahan dengan sebuah prinsip yang kuat, yang tidak pernah gentar melawan siapapun demi membela kebenaran, tanpa mengingkari hati nurani dan selalu menjaga martabat dan harga dirinya.

Terlepas dari kasus Bank Century yang hingga saat ini masih mengambang, SMI adalah termasuk salah seorang figur pemimpin bangsa yang sangat langka ditemui di republik ini.

SMI telah berusaha keras memberikan suri tauladan kepada para pejabat dan penyelenggara negara lainnya untuk bersikap profesional, bertanggung jawab dan selalu menjaga etika dan akal sehat dalam menjalankan aktifitas politik dan pemerintahan.

Dari semua apa yang telah dilakukannya itu, Sri Mulyani Indrawati (SMI) sekali lagi telah berhasil membuktikan bahwa dirinya adalah benar benar tampil sebagai seorang ‘ibu’ yang bijaksana dan layak menerima amanah untuk menjadi pemimpin negeri ini.

Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 45 x, today 1 x

Baca Juga Yang Ini

ParPol Minta Mahar?

Partai Politik yang meminta mahar atau uang untuk dana kampanye dll seperti yang diungkap oleh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.