Home / Pemilu / Meneropong Calon Presiden 2014, Berkaca Dari Perilaku Bill Gates

Meneropong Calon Presiden 2014, Berkaca Dari Perilaku Bill Gates

Meneropong Calon Presiden 2014, Berkaca Dari Perilaku Bill Gates

OPINI | 28 January 2013 | 00:35 Dibaca: 1605   Komentar: 0   

Siapa yang tak kenal Bill Gates ? Bilapun  ada yang belum mengenalnya, tapi pastilah sudah tak asing lagi dengan OS Windows yang selalu menghiasi layar monitor disetiap komputer diseluruh dunia. Data terakhir, software Windows 7 telah digunakan 60 % pengguna komputer diseluruh dunia. Tidak termasuk Windows versi sebelumnya semacam Xp, Vista dlsb.

Sebagaimana diketahui, Windows adalah produk unggulan perusahaan software raksasa dari Amerika Serikat, Microsoft yang mana Bill Gates adalah  pendirinya bersama Paul Allen pada tahun 1976. Tak heran bila kemudian Bill Gates menjadi orang terkaya didunia dengan kekayaannya yang mencapai lebih dari  Rp. 550 Triliun atau sekitar sepertiga APBN kita.

Dengan kekayaan yang super fantastis itu, Bill Gates pun sesungguhnya bisa melakukan apa saja yang dia inginkan. Tapi apa yang terjadi kemudian, diluar perkiraan banyak orang. Bill Gates membuat keputusan yang luar biasa ekstrim dalam kehidupannya, yang mana dia rela menyumbangkan kekayaan pribadinya untuk membiayai sebuah Yayasan yang didirikan bersama istrinya.

Bill & Melinda Gates Foundation, yaitu organisasi nirlaba yang bergerak untuk mengentaskan kemiskinan di negara negara berkembang diseluruh dunia. Bahkan  Bill Gates dan istrinya telah berniat untuk menyumbangkan seluruh harta dan kekayaannya demi  membiayai organisasi dengan tujuan yang sangat mulia tersebut.

Apa yang menarik dari perilaku Bill Gates dan istrinya tersebut terkait dengan pencalonan Presiden 2014 mendatang ?

Disini kita bisa melihat adanya fenomena dari orang orang kaya didunia, bahwa pada suatu titik tertentu, mereka sudah bosan dengan kekayaan mereka yang berlimpah ruah itu. Mereka tak punya nafsu lagi untuk menumpuk kekayaan, dan terus berpikir bagaimana caranya agar pada saat saat akhir kehidupan mereka, bisa memberikan manfaat nyata bagi banyak orang. Yang mereka butuhkan sekarang bukanlah harta, tapi aktualisasi diri.

Bila kita tarik kedalam skope nasional, terkait dengan figur Presiden 2014 nanti, fenomena Bill Gates diatas bisa kita jadikan acuan. Maksud saya adalah, sekarang ini kita benar benar membutuhkan seorang Presiden yang tidak mau lagi mencari uang dan harta kekayaan, karena memang dia berasal dari keluarga yang kaya raya. Dalam kondisi seperti ini, Presiden tak akan silau pada gemerlapnya kemewahan, karena baginya,  itu semua sudah berakhir.

Yang diinginkannya sekarang adalah bagaimana mengabdi kepada negeri ini. Berani melawan sistem yang bobrok dan secara konsisten terus berpihak pada kepentingan rakyat kecil. Yang dipikirkannya  hanyalah bagaimana membangun negara ini menuju kemakmuran yang sesungguhnya, yaitu kemakmuran bagi seluruh rakyat, bukan pada sebagian golongan atau segelintir orang saja.

Dia akan rela menghabiskan sisa waktunya didunia ini, hanya untuk kepentingan rakyatnya.  Tak ada aktifitas lainnya kecuali hanya untuk membantu, menyumbang, memberdayakan, membangun dan meningkatkan mutu kehidupan sebagian besar rakyat yang masih berada dibawah garis kemiskinan.

Karena sama sekali tak ada kepentingan dengan uang dan kekayaan, Presiden 2014 tak akan pernah takut melawan siapa saja yang ingin merongrong kewibawaannya. Dengan berani dia akan tampil didepan, memimpin seluruh gerakan dan berperang melawan mafia hukum, kejahatan politik dan bisnis, serta menumpas seluruh praktik korupsi yang telah merajalela selama ini.

Seperti Bill Gates telah memberi sebuah inspirasi bagi semua orang, ” Anda tahu, bahwa Anda harus memilih hal-hal penting karena Anda hanya memiliki waktu yang terbatas.”

Salam.

Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 69 x, today 1 x

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.