Home / Puisi / REMBULAN IKUT MENANGIS

REMBULAN IKUT MENANGIS

malam yang gamang
memeluk sunyi di hati
mata rembulan meredup
sirnakan cahayanya

rintihan isak tangis
lirih menyayat kalbu
sayup didengarnya
ratapan yang sia-sia

rembulan kini terdiam
tak tahu harus bagaimana
dalam hatinya berujar
andaikan aku bisa memelukmu

matanya yang sayu
menembus kegelapan malam
bayangan kelam masa silam
kembali tertayang di langit

airmata anak dara luruh
jatuh satu per satu
tiada mungkin diraihnya
terpenjara jarak dan waktu

rembulan hanya menyaksikan
kepedihan yang membahana
bagai nyanyian anak angsa
saat kehilangan kekasihnya

sementara mencoba tegar
tak kuasa menahan sesak
kian menyumpal didada
hingga dari sudut matanya
menitis butiran bening

rembulan ikut menangis
pertanda rasa kasih
perlambang hasrat cinta
yang terpendam di jiwa

@donibastian – lumbungpuisi
highlander 13/09/2014Hosting Unlimited Indonesia

Facebook Comment..
Views 38 x, today 1 x

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.