Home / Puisi / Cinta / Aku Bisa Membuatmu Jatuh Cinta

Aku Bisa Membuatmu Jatuh Cinta

 

menatap bulan

meski teguh kukuh laksana bukit karang
tak ‘kan goyah dihempas riak gelombang
namun beri aku waktu agar hatimu luluh
agar kelak kubisa membuat cintamu jatuh

kata demi kata kutulis di secarik kanvas
bagai butiran permata dalam bait puisi
melukis imajinasi pada selembar kertas
biarkan anganmu terbang sekehendak hati

cinta yang kupunya seluas samudera biru
walau sedikitpun kau tak pernah mau tahu
sedalam lautan yang menyimpan keteduhan
setinggi puncak gunung yang membelah awan

berada di sampingmu adalah mimpi sepanjang malam
memendam rasa rindu hanyalah sebagai menu harian
terlintas senyum manismu tatkala mataku terpejam
hanya namamu yang tertanam di setiap perjalanan

mungkin saja kau tak pernah menyadari
betapa aku ingin senantiasa menyertai
demi sepatah kata darimu yang mengalir di bibir
bagai setetes embun membasahi jiwaku yang getir

tidakkah kau ingin menyusuri taman bunga
yang kini telah kupersiapkan sejak lama
berdua kita bisa bercerita tentang asmara
‘kan kupetikkan kembang mawar merah merona

tak terasa hingga larut malam telah tiba
membawamu terbang di tengah tabur bintang
ingin ku raih bulan purnama sebagai mahkota
kusematkan pada helai rambutmu yang panjang

sudikah kau bertandang di ruang batin ini
yang sekian lama terasa sepi tanpa hadirmu
lihatlah sejenak wajahku yang pucat pasi
manahan pedih perih derita saat kumerindu

hanya suara detak jam dinding di kamar
menemaniku senandungkan melodi kesepian
sambil mencumbu bayanganmu yang tersamar
menyatu rintih gerimis di tengah keheningan

kubertanya pada bulan sabit di angkasa
masih adakah waktu berpihak kepadaku
kutengadahkan wajah menatap langit senja
tapi sayang jawabnya hanya diam membisu

bila memang aku adalah pungguk yang merindu
sedangkan engkau adalah indah bulan purnama
biarlah aku sendiri disini tetap menunggu
sampai akhir masa saat raga terpisah jiwa

.oOo.

@donibastian – lumbungpuisi #297
greenfield – 14/06/2015

Facebook Comment..
Views 281 x, today 1 x

Baca Juga Yang Ini

Sajak Untuk Kota Tua

  apa kabarmu kota tua? disini aku mengurai kembali setiap jengkal ranahmu bersama kepingan rindu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *